DEFINISI ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER ( ADHD )

DEFINISI ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER ( ADHD )

Kebanyakan ketidaknormalan muncul ketika predisposisi turunan (variasi abnormal dari gen) berinteraksi dengan faktor lingkungan, baik sebelum maupun sesudh persalinan. Spina bifida (ketidaksempurnaan penutup pada kanal vertebral) dan cleft palate (lubang di atap mulut) kemungkinan hasil transmisi multifaktorial ( Botto, Moore, Khoury, & Erickson, 1999).
Attention Deficit Disorder ( ADHD ) adalah salah satu dari perilaku menyimpang yang ditrasmisikan secara multifaktorial ( Price, Simonoff, Waldman, Asherson, & Plomin, 2001 ).

Attention Defici Disorder ( ADHD ) merupakan gangguan mental masa kanak-kanak yang ditandai dengan tidak adanya perhatian (seperti bingung, mudah lupa, tidak menyelesaikan tugas, dan tampak tidak mendengarkan., hyperactivity dan impulsivitas (seperti gelisah dan menggeliat, kesulitan untuk tetap duduk, berlari atau memanjat berlebihan, merasa lelah, kesulitan menunggu giliran, menginterupsi seseorang, dan bicara berlebihan) atau kedua jenis perilaku-penerj. (Kamus Kedokteran Dornland ed. 29, EGC, 2004)

Referensi diambil dari : buku Psikologi Perkembangan bagian I-IV edisi kesembilan, dikarang oleh Diane E. Papalia, Sally Wendkos Old, Ruth Duskin Feldman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: